Showing posts with label Bencana. Show all posts
Showing posts with label Bencana. Show all posts

Saturday, February 2, 2013

Mekanisme Proses Terjadinya Angin Tornado

Isu tentang pemanasan global lagi naik daun saat-saat sekarang ini. Sejumlah fakta membuktikan bahwa bumi kita sekarang ini memang telah mengalami peningkatan suhu, perubahan iklim gobal, dibandingkan dengan periode sebelumnya. Hal inilah juga yang mungkin menyebabkan terjadinya kondisi cuaca yang makin buruk pada hampir seluruh negara yang salah satu dampaknya adalah makin meningkatnya intensitas kejadian angin tornado dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Harta benda dan jiwa banyak yang melayang akibat ulah tornado ini.


 
Walaupun demikian kita jangan langsung menjustifikasi bahwa kita semua tidak turut bertanggung jawab terhadap kondisi sekarang ini. Justru kitalah yang paling besar mengemban tanggung jawab agar bumi kita ini dapat terpelihara dengan baik. Sebab perubahan iklim yang cukup kritis sekarang ini tidak lain juga merupakan ulah tangan-tangan jahil manusia yang seenaknya saja mengeksploitasi kekayaan bumi tanpa memperdulikan dampak kerusakan yang ditimbulkannya. 
 
 
Seperti halnya pepatah, yang saya yakin sudah akrab di telinga kita semua, menyatakan “Sedia payung sebelum hujan” maka seyogyanya kita, terlebih bagi orang awam, mengenal lebih jauh seluk beluk tornado agar nantinya dapat dilakukan tindakan antisipasi yang lebih matang sehingga setidaknya dapat mengurangi jumlah kerugian, baik dari segi materi dan terlebih lagi nyawa manusia. Lantas apa dan bagaimanakah tornado itu?

http://asalasah.blogspot.com/2013/02/mekanisme-proses-terjadinya-angin.html


Tornado berasal dari Tronada (Spanyol), Tonare (Latin) dan kerap dikenal dengan istilah Twister dan Willy-willy. Di Indonesia Raja Angin ini disebut dengan Angin Putting Beliung atau Angin Leysus. Dari definisinya tornado dapat diartikan sebagai putaran yang kencang dari suatu kolom udara yang terbentuk dari awan cumuliform yang telah menyentuh tanah, biasanya tampak sebagai corong awan (funnel cloud) dan kerap disertai dengan badai angin dan hujan, petir atau batu es. Sebagian besar tornado disebabkan oleh badai guntur yang berputar dengan sirkulasi yang teratur yang disebut dengan mesosiklon. 
 
Pembentukan tornado umumnya dapat dilihat pada hal- hal yang terjadi pada skala badai, di dalam dan sekitar mesosiklon. Perbedaan temperatur pada bagian tepi massa udara turun yang berada di sekitar mesosiklon (downdraft oklusi) erat kaitannya dengan pertumbuhan tornado. Sebagian besar tornado dapat memiliki kecepatan lebih dari 480 km/jam, rata-rata 175 km/jam atau lebih (di sekitar pusat dapat mencapai 100-200 meter/jam), dengan ketinggian ± 75 m, diameter umumnya berkisar antara puluhan hingga ratusan meter. Umumnya terjadi pada siang hingga sore hari. 
 
Di Amerika Serikat tornado terjadi antara pukul 15 – 21 LT. Pada belahan bumi utara sebagian besar tornado berpusar berlawanan dengan jarum jam, sebaliknya di belahan bumi selatan berpusar searah jarum jam. Waktu berlangsungnya Tornado biasanya hanya beberapa menit (kurang dari 10 menit), paling lama juga tidak lebih dari beberapa jam.
Tornado dapat terjadi dimana saja diseluruh tempat di dunia, namun pada daerah-daerah lintang tinggi terjadinya biasanya pada musim semi atau musim panas. Amerika Serikat memiliki intensitas kejadian angin tornado yang lebih tinggi dibandingkan area lainnya, khususnya di Amerika Barat-Tengah. Di Indonesia, tornado lebih banyak terjadi di sekitar Sumatera dan Jawa. Tornado dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis dan skala kerusakannya. Berdasarkan jenisnya, tornado dibedakan atas :
 
http://asalasah.blogspot.com/2013/02/mekanisme-proses-terjadinya-angin.html
 

Weak Tornado
Dikategorikan demikian karena waktu berlangsungnya sangat singkat antara 1 hingga 10 menit atau lebih, sebagian besar memiliki ukuran kecil dengan daya perusak yang kecil - umumnya berskala F0 – F1 - serta kecepatan angin kurang dari 112 mph. Persentase jumlah kematian yang diakibatkan tornado lemah kurang dari 5% dari keseluruhan kematian yang disebabkan tornado. Jenis ini paling banyak di antara jenis lainnya, mencakup 88% dari total keseluruhan kejadian tornado.
 
 

Strong Tornado
Berlangsung selama 20 menit atau bahkan lebih, umumnya berukuran kurang lebih 10 m dengan daya perusak kuat - berskala F2 – F3 - serta kecepatan angin antara 113 - 206 mph. Kematian yang diakibatkan tornado ini mencakup hingga 30%. Tornado kuat mencakup 11% dari jumlah keseluruhan kejadian tornado.
 
http://asalasah.blogspot.com/2013/02/mekanisme-proses-terjadinya-angin.html
 

Violent Tornado
Tornado ini dapat berlangsung cukup lama melebihi 1 jam dan dapat melintasi bermil-mil sebelum menghilang dengan daya perusak yang sangat kuat - F4 – F5 - serta kecepatan angin lebih dari 205 mph. Jenis ini paling banyak merenggut korban jiwa mencapai 70% kematian dari keseluruhan. Sangat jarang terjadi sehingga hanya mencakup 1% dari jumlah keseluruhan kejadian tornado.
Dr. T. Theodore Fujita mengembangkan suatu metode untuk mengklasifikasikan tingkat kerusakan yang dihasilkan oleh tornado. Metode ini dikenal dengan nama Skala Fujita dengan deskripsi sebagai berikut :

Skala F0
Kecepatan (Mph) : < 73 Tingkat kerusakan : Ringan, beberapa kerusakan pada cerobong asap; dahan pohon patah dan daun-daun tercabut; pohon-pohon berakar dangkal terdorong; papan- papan penunjuk rusak dan roboh.

Skala F1
Kecepatan (Mph) : 73 - 112 Tingkat kerusakan : Sedang, atap rumah berhamburan; rumah semi-permanen bergeser bahkan roboh; pohon besar tumbang; kaca yang tidak kuat pecah; seng dan asbes beterbangan.

Skala F2 Kecepatan (Mph) : 113 – 157 Tingkat kerusakan : Signifikan, atap rumah dari kayu dan tanah liat terbang; rumah semi-permanen roboh; mobil terbalik; pohon besar tercabut; misil ringan terpicu; mobil terangkat dari permukaan tanah.

Skala F3
Kecepatan (Mph) : 158 – 206 Tingkat kerusakan : Berat, atap beterbangan dan dinding rumah permanen rusak parah bahkan roboh; kereta api terbalik; sebagian besar pohon di hutan tercabut; mobil besar terlempar dari permukaan tanah.

Skala F4
Kecepatan (Mph) : 207 – 260 Tingkat kerusakan : Hebat, rumah permanen porak poranda; bangunan dengan pondasi semi-permanen tersapu; misil besar terpicu; mobil dan benda berat lainnya terlempar beterbangan; semua pohon beterbangan.

Skala F5
Kecepatan (Mph) : 261 – 318 Tingkat kerusakan : Sangat hebat, rumah dengan kerangka yang baik pondasinya tersapu; Misil berukuran besar beterbangan di udara hingga 100 meter; fenomena luar biasa lain akan muncul. 
 
sumber: http://asalasah.blogspot.com/2013/02/mekanisme-proses-terjadinya-angin.html

Thursday, January 24, 2013

10 Bencana Aneh Terbesar di Dunia

Tidak seorangpun yang mengharapkan bencana terjadi apalagi kalo menimpa dirinya dan keluarga. Setelah mempostingkan bencana alam terdahysat yang pernah singgah dan meluluhlantakan bumi kita. Berbeda dengan postingan sebelumnya, disini kita akan melihat bencana tidak lazim dan biasa kita dengar.
 
 
10. Amukan Gajah Hutan Chandka
Pada musim semi 1972, Area Hutan Chandka di India – yang sudah dilanda kekeringan- diserang gelombang bahang juga. Gajah lokal, yang biasanya tidak menjadi masalah, menjadi gelisah karena suhu yang tinggi dan kurangnya air. Pada musim panas situasi semakin buruk. Puncaknya pada 10 juli, Segerombolan gajah-gajah mengamuk dan menyerang 5 desa, meninggalkan kerusakan besar-besaran. baik dari pihak warga sipil maupun gajah tersebut.
 
 
9. Peracunan Massal di Basra
Bulan September 1971 pengiriman 90,000 metrik ton biji gandum tiba di pelabuhan Irak Basra. Jewawut Amerika dan gandum meksiko- yang telah diproses secara kimia dengan methyl-mercury untuk mencegah pembusukan- disemprot pink untuk mengindikasi bahwa sangat beracun dan tulisan peringatan tercetak jelas di bungkusnya- Cuma dalam bahasa Inggris dan Spanyol. Sebelum didistribusikan ke petani, ternyata sudah dicuri dari dok dan dijual sebagai makanan ke penduduk yang kelaparan. Pemerintah Irak, malu atas kealpaan ini, singkat cerita dan tidak sampai dua tahun wartawan Amerika melaporkan bukti 6,530 rumah sakit menangani kasus keracunan merkuri. Pejabat pemerintah mengakui 459 meninggal, namun jumlah sebenarnya diperkirakan sekitar 6,000 dengan 100.000 lainnya menderita efek permanen seperti kebutaan, tuli dan kerusakan otak.
 
 
8. Ledakan Reaksi Berantai di Texas City
Pada 15 April ,1947, kapal pengangkut Perancis memasuki dok Texas City, dan mengambil 1,400 ton pupuk ammonium nitrate. Malam itu api muncul di bagian bawah dek kapal. Menjelang pagi kepulan asap hitam membuat port authorities karena perusahaan kimia Monsanto hanya berjarak 700 kaki. Seorang pria berdiri di dok, menyaksikan, tugboat dipersiapkan untuk menyeret kapal pengangkut ke tengah laut. Kobaran api menyebar ke luar dari rongsokan kapal, dan dalam hitungan menit Monsanto meledak, membunuh dan menghancurkan ratusan pekerja dan saksi yang melihat ledakan permulaan. Kebanyakan distrik perdagangan hancur, dan api mengamuk sepanjang tepian laut, dimana sejumlah besar tang gas butane dalam keadaan terancam meledak. Tidak lama setelah tengah malam, kapal pengangkut kedua- juga membawa nitrat- meledak, dan seluruh kejadian terulang kembali. Lebih dari 500 orang meninggal dan 1000 lainnya luka-luka.
 
 
7. Peristiwa Tunguska
Pada 30 juni,1908 ledakan besar terjadi di dekat Podkamennaya (Under Rock) Sungai Tunguska yang sekarang dikenal Krasnoyarsk Krai of Russia. Ledakan sepertinya disebabkan oleh meteor atau pecahan komet dengan panjang sekitar 20m(60 kaki). Meskipun meteor atau komet dianggap hancur sebelum sampai di bumi, peristiwa ini masih dianggap peristiwa tubrukan. Energi ledakan diperkirakan antara 10 dan 20 megaton TNT, 1,000 kali lebih dahsyat dari bom yang dijatuhkan di Hiroshima atau setara dengan Castle Bravo, bom nuklir terkuat yang diledakkan US. Ledakan Tunguska menumbangkan kira-kira 80 juta pohon di sekitar 2,150 kilimeter persegi. Kerusakannya saat ini masih bisa dilihat dari satelit di angkasa.
 
 
6. Robohnya The Empire State Building
Pada sabtu pagi 28 juli 1945, veteran Army pilot mengudara dengan B-25 light bomber dari Bedford, Massachusetts, menuju Newark, New Jersey, co-pilot dan marinir muda juga di dalam. Kabut membuat jarak pandang lemah. Kira-kira sejam kemudian, orang-orang di jalan tengah kota Manhattan menyadari raungan pesawat yang memekik semakin tajam dan menyaksikan dengan ngeri bomber tiba-tiba muncul dari kabut asap, melesat diantara gedung bertingkat dan kemudian terjun menubruk sisi Empire State Building. Serpihan pesawat dan bangunan runtuh berbarengan. Lubang besar menganga di lantai 78, satu dari mesin pesawat menabrak 7 dinding dan keluar dari sisi lain bangunan dan mesin lain terjerembab di cerobong lift. Saat tank bahan bakar meledak, 6 lantai ditelan api, dan gasoline yang terbakar mengalir di sisi lain bangunan. Untungnya, sedikit kantor yang buka pada hari sabtu, dan hanya 11 orang-plus 3 pengendara pesawat meninggal.
 
 
5. The Gillingham Fire Demonstration
Tiap tahun pemadam kebakaran Gillingham, di Kent, England, akan membangun ‘rumah’ sementara dari kayu dan kain untuk demonstrasi populer memadamkan kebakaran pada pesta acara tahunan Gillingham Park. Setiap tahun, juga, beberapa pria lokal dipilih dari banyak kandidat . Pada 11 juli 1929, 9 bocah laki-laki-umur 10 sampai 14- dan 6 pemadam kebakaran berpakaian seakan-akan sedang pesta perkimpoian, memanjat lantai ke tiga dari ‘rumah’ itu dengan tali dan tangga. Rencananya adalah menyalakan api di lantai pertama, menyelamatkan ‘pesta perkimpoian’ dengan tali dan tangga dan kemudian meledakkan rumah kosong untuk mendemokan penggunaan fire hoses. Karena kesalahan, api menyala duluan, Penonton mengira tubuh yang mereka lihat adalah gurauan dan bertepuk tangan meriah, sementara pemadam kebakaran diluar menyemprotkan air karena mengetahui bencana sesungguhnya. ke 15 orang meninggal di dalam rumah.
 
 
4. Ledakan Tabung Gas Pittsburg
Tabung gas silinder besar- yang terbesar di dunia saat itu- berada di jantung pusat industri Pittsburgh, Pennsylvania, mengalami kebocoran. Di pagi hari 14 november 1927, tukang reparasi pergi untuk memperbaikinya- dengan lampu tiup yang terbuka. Sekitar pukul 10 mereka menemukan kebocorannya. Tangki yang berisi 5 juta kubik gas alam, naik ke udara seperti balon dan meledak. Potongan metal, dengan berat 100 lbs, berserakan ke jarak yang cukup jauh, dan efek kombinasi dari tekanan udara dan api menyisakan kehancuran ber mil kuadrat. 28 orang tewas dan ratusan lainnya terluka.
 
 
3. Banjir Tetes Tebu di The Great Boston
15 januari 1919, pekerja dan penduduk Boston’s North End, kebanyakan orang Irlandia dan Italia, sedang diluar menikmati matahari siang di hari yang hangat. Tiba-tiba, dengan peringatan yang singkat, tangki besi cor yang besar milik perusahaan penyulingan murni pecah dan gelombang besar tetes-tebu mentah berwarna hitam, setinggi dua lantai, menenggelamkan jalanan dan mengalir perlahan menuju area tepi laut. Bukan saja pejalan kaki tapi juga kereta kuda tidak bisa lari dari gelombang ini.2 juta galon tetes-tebu yang sedianya akan dijadikan minuman menenggelamkan sejumlah orang -21 pria, wanita dan anak-anak tewas tenggelam. Kuda-kuda itu sebenarnya hanya terjebak di lengketnya cairan tebu tersebut, polisi terpaksa menembaknya. Boston berbau tetes-tebu selama seminggu, dan pelabuhan menjadi coklat sampai musim panas.
 
 
2. Kepanikan Gereja Baptis The Shiloh
2000 orang, kebanyakan kulit hitam, berkumpul di Shiloh Baptist Church Birmingham, Alabama, pada 19 September, 1902, demi mendengar ceramah Booker T. Washington. Tembok gerejanya baru. Tangga curam, menempel pada dinding. Setelah ceramah selesai, ada sedikit perselisihan yang memperebutkan kursi kosong, keluarlah kata-kata ‘fight’ dari salah satu anggota paduan suara, rupanya kerumunan salah interpretasi menjadi ‘fire’ sehingga semua orang berlarian keluar menuju pintu. Pintu yang tidak lebar tentu saja tidak mampu menampung ribuan massa yang berdesakan, apalagi tangga pintunya cukup curam, insiden tarik menarik dan saling menginjak berakhir dengan tewasnya 115 orang, dengan posisi bertumpuk di depan pintu gereja sampai setinggi 10 kaki.
 
 
1.Invasi Ular di St. Pierre
Aktifitas volkanis di ‘bald mountain’ tinggi diatas St Pierre, Martinique, biasanya tidak begitu penting sehingga banyak penduduk tidak menggubris adanya asap dari kawah dan beberapa gempa kecil selama April 1902. Pada awal Mei, bagaimanapun, hujan abu mulai turun terus menerus, dan bau sulfur yang menyengat mengisi udara sekitar. Rumah penduduk yang ada di lereng gunung tidak bisa lagi dihuni, lebih dari 100 ular fer-de-lances (-ini nih jenis ular yang besar dan berbisa yang ada di Amerika-) mulai melata menyerbu seperempat penduduk mulat(-mulat tuh campuran negro ma caucasian-) di St Pierre. Ular sepanjang 6 kaki ini membunuh 50 orang dan tak terhitung jumlah binatang lainnya. Namun pembasmian baru saja dimulai, Pada 5 mei longsoran dari lumpur yang mendidih tumpah ke laut, diikuti tsunami yang membunuh ratusan orang, 3 hari kemudian, 8 mei, Mt Pelee akhirnya meledak, mengirimkan lava putih dan bebatuan yang mematikan ke kota. Dalam waktu 3 menit St Pierre hancur total. Dari 30.000 populasi, hanya 2 yang selamat.
 
sumber

Thursday, December 20, 2012

Fakta NASA Soal Kiamat 21 Desember 2012


CALIFORNIA - National Aeronautics and Space Administration (NASA) mengatakan, ada segelintir orang yang berencana untuk merayakan dalam skala besar terkait berakhirnya dunia yang jatuh pada 21 Desember 2012. Berdasarkan kalender suku Maya, tanggal tersebut merupakan siklus berakhirnya kalender Maya atau menandakan akhir dari b'ak'tun ke 13.

Badan antariksa asal Amerika Serikat ini juga mengatakan, beberapa dari mereka yang percaya kabar mengenai kiamat di 21 Desember 2012, merasa tertekan secara psikologis. Sehingga, rumor tersebut mempengaruhi aktivitas kehidupan mereka dan berujung pada aksi bunuh diri remaja.

Internet menjadi media efektif yang juga berperan dalam menyebarkan informasi mengenai kiamat di 2012. Media online dikatakan sebagai media yang turut menyebarkan terkait beredarnya desas-desus planet asing, Nibiru, yang akan menghujam Bumi di 2012.

Pekan lalu, Pemerintah Rusia mencoba untuk "mencerahkan" dan mengakhiri pembicaraan hari kiamat, setelah orang-orang mulai panik. Sebagian dari mereka dikabarkan menimbun persediaan, sehingga mereka masih memiliki minyak tanah serta kebutuhan lainnya untuk menghadapi rumor kiamat tersebut.

Menyikapi kepanikan masyarakat dunia, Ilmuwan NASA mengambil langkah serius untuk meredakan situasi tersebut dengan menerbitkan sebuah lembar fakta yang bertajuk Beyond 2012: Why the World Won't End, yang berisi tentang informasi bahwa tak ada kiamat di 21 Desember 2012.

NASA juga menjelaskan, tidak ada planet Nibiru atau planet apapun yang akan menghantam Bumi. Rotasi bumi juga tidak secara mendadak terbalik (reverse), serta tidak ada bahaya dari badai matahari raksasa.

"Dunia tidak akan berakhir pada 2012. Planet kita baik-baik saja untuk lebih dari 4 miliar tahun (lagi). Ilmuwan yang kredibel di seluruh dunia tahu bahwa tidak ada ancaman yang terkait dengan 2012," tegas NASA, seperti dikutip News, Selasa (4/12/2012). 

Friday, November 30, 2012

Bumi Hampir Kiamat Pada Tahun 1883

Komet Bikin Kiamat
Isu kiamat pada bulan 12 tahun 2012 banyak membuat banyak orang resah namun ternyata dibelakang itu pada tahun  1883 bumi juga pernah hampir mengalami kiamat yang bisa menghancurkan kehidupan di Bumi.

Menurut Walter Meade Russel melalui blog Via Meadia yang dipublikasikan American Interest, Selasa (27/11/2012), menyatakan bahwa Bumi nyaris kiamat pada 1883. Hal ini berdasarkan data astronomi yang ada pada tahun itu.

Menurt data astronomi yang ditemukan setidaknya pada tahun 1883 terdapat pecahan komet hancur lebur menjadi 3275 bagian di dekat Bumi, komet komet ini hampir menghatam bumi. Besar komet yang hancur ini setara dengan komet komet yang menubruk Bumi pada 30 Juni 1908 (Peristiwa Tuguska).

Peristiwa Tuguska sendiri merupakan ledakan besar yang terjadi di Krai Krasnoyarsk, Rusia sekitar pukul 7.14 pagi waktu setempat.
Coba bayangkan saja jika sebagian saja pecahan komet itu sampai menghantam bumi maka berapa banyak ledakan dasyat yang akan terjadi seperti Peristiwa Tuguska. Jadi, bila objek tersebut bertabrakan dengan Bumi kita akan melihat 3275 Peristiwa Tuguskan dalam dua hari, mungkin sebuah peristiwa kepunahan yang luar biasa.

Namun untungnya pristiwa ini tidak terjadi dan bumi selamat dari kepunahan yang diakibatkan dari hantaman pecahan meteor.

5 Bencana Banjir Besar di Dunia Tahun 2012

Bencana banjir biasa diakibatkan oleh meluapnya air laut atau sungai yang disebabkan curah huja yang sangat tinggi, nah inilah yang saat ini dialamai kota Jakarta warga jakarta saat ini dipusinkan dengan bencana banjir besar yang sering terjadi setiap tahun. Ternyata bukan hanya Jakarta saja yang sering mengalami bencana banjir negara negara  di Dunia pun sering mengalamai bencana banjir. Nah berikut ini ada beberapa bencana banjir besar di Dunia selama tahun 2012 yang dialmai beberapa negara di dunia, ingin tahu apa aja itu  ? Simak 5 Bencana Banjir Besar di Dunia Tahun 2012 berikut seperti dikutip dari detik.com.
1. Banjir China
Banjir China
Beijing dilanda banjir pada 22 Juli 2012 lalu karena curah hujan yang sangat tinggi, 460 mm dalam satu hari. Hujan ini dinilai terbesar selama 6 dekade.
Di Bandara Internasional Beijing, 80 ribu orang tertahan setelah Beijing dilanda banjir. 500 Penerbangan dibatalkan. Pemerintah Beijing mengingatkan warganya agar bersiap untuk cuaca dan kondisi yang lebih buruk. Demikian dilansir Reuters, 23 Juli 2012.
Banjir ini telah membuat 8.200 rumah rusak, 57 ribu warga mengungsi dan berdampak pada 1,6 juta orang lainnya, 79 orang tewas terhanyut dan kerugian US$ 1,6 miliar.
2. Banjir Nigeria
Banjir Nigeria
Nigeria banjir pada Juli 2012 lalu dan menimbulkan banjir yang terburuk dalam 80 tahun terakhir. Menurut LSM Oxfam sekitar 500 ribu orang harus mengungsi, dan diperkirakan sekitar 137 orang tewas terhanyut. Hujan di Nigeria yang sangat kering memang dibutuhkan, namun hujan yang sangat lebat ini menenggelamkan areal lahan pertanian sebanyak 7 ribu hektar, demikian dilansir  boston.com, 20 September 2012 dan Wikipedia.
Tak hanya itu, hewan-hewan buas, termasuk buaya, ular hingga kuda nil pun hanyut ke perumahan warga, demikian dilansir BBC.
3. Banjir Myanmar
Banjir Myanmar
Pada Agustus 2012 lalu, Myanmar dilanda banjir karena musim hujan deras. Sungai Irrawaddy meluap menyebabkan banjir, membuat 85 ribu warga mengungsi, 219 tempat pengungsian sementara disiapkan.
“Banjir ini berimbas pada kegiatan separuh negara Myanmar,” kata Direktur Operasi LSM Save The Children, Denis De Poerck, seperti dilansir Radio Australia, 27 Agustus 2012 lalu.
Ratusan hektar sawah tergenang sehingga warga kekurangan bahan pangan. Infrastruktur rel, jalan dan jembatan hancur.
“Banjirnya sangat besar, orang-orang mendeskripsikan ini bencana yang sangat besar,” imbuh dia.
Sementara tim kebencanaan darurat mengatakan banjir ini yang terbesar sejak tahun 2004 lalu.
4. Banjir Rusia
 Banjir Rusia
Banjir di Rusia terjadi pada Juli 2012 lalu. Wilayah terparah terjadi di Krasnodar Krai, dekat Laut Mati. Banjir terjadi karena curah hujan yang sangat tinggi. Bayangkan, curah hujan untuk 5 bulan turun dalam sehari. Banjir menggenangi rumah-rumah warga pada pukul 2 dini hari saat warga tidur.
Ketinggian air mencapai 7 meter dan menelan 150 korban jiwa dan 57 ribu jiwa lainnya menjadi pengungsi, demikian dilansir Guardian, 9 Juli 2012 lalu.
“Tidak ada bencana seperti ini dalam 70 tahun terakhir,” kata Gubernur Krasnodar Krai, Alexander Tkachyov.
5. Banjir Italia
Banjir itali
Venesia, kota air yang terkenal di dunia itu dilanda banjir pada awal November 2012. Ini bahkan merupakan banjir terburuk di kota Italia itu sepanjang 2 tahun terakhir. Akibat banjir ini, para wisatawan terpaksa mengenakan tas plastik di kaki mereka agar tidak basah kena air banjir.
Ketinggian air Laut Adriatic dilaporkan meluap hingga 1,4 meter di atas level normal. Ketinggian ini tercatat sebagai yang tertinggi dalam 2 tahun terakhir. Akibatnya, air laut pun meluap ke sejumlah laguna dan jalanan. Bahkan hingga menggenangi St. Mark’s Square yang terletak di tengah-tengah kota Venesia.
Venesia diterjang banjir saat hujan lebat turun pada Senin, 12 November waktu setempat selama berjam-jam. Banjir ini menyebabkan sekitar 200 warga dievakuasi. Sedangkan warga setempat memilih mengenakan sepatu boot karet anti air.
Toko-toko, rumah-rumah dan istana-istana bersejarah di Venesia pun terendam banjir. Bahkan ketinggian air di sejumlah lokasi di Venesia mencapai 5 kaki. Ini merupakan level tertinggi keenam sejak pencatatan dimulai pada tahun 1872.
Nah itulah beberapa bencana banjir besar yang melanda dunia selama tahun 2012.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Lady Gaga, Salman Khan